Tips yang bisa kita lakukan untuk mencegah atau melepaskan gigitan Lintah/pacet yaitu antara lain
1. Air Tembakau
Tips ini sering kita dengar. Tembakau dicampur air dan dikocok, lalu
dioleskan ke kaki. Pacet tidak suka bau tembakau sehingga tidak bakal
melekat.
Selain untuk mencegah, tembakau juga bisa bermanfaat untuk
melepaskan gigitan pacet dengan aman. campurlah tembakau dengan air lalu
siramkan ke tempat pacet menggigit. Tidak lama kemudian dijamin pacet
akan melepaskan diri karena tidak tahan dengan zat yang terdapat pada
tembakau.
Campur tembakau mentah dan air dan menggunakannya pada kaus kaki kita dan celana.
Rendam di dalam air, pindahkan ke botol kecil untuk dibawa dan
semprotkan pada pakaian dan celana. Pada malam sebelum keberangkatan,
kita juga dapat merendam kaus kaki lintah ke dalam air tembakau , namun
berdasarkan pengalaman yang mempraktekkannya, itu tidak mengusir lintah
dari merangkak di kaus kaki , akan tetapi bau tembakau mampu
memperlambat lintah dan akhirnya memabukkannya.
2. Bedak
Seorang penulis Inggris, Redmon O’Hanlon selalu membekali dirinya saat
bertualang ke rimba Kalimantan dengan sekaleng bedak zinctalk atau bedak
yang biasanya kita pakai untuk mengatasi gatal-gatal karena biang
keringat atau yg dijual di Indonesia adalah bedak Herocyn. Bedak ini
dibubuhkan ke kakinya, dan ternyata pacet Kalimantan langsung mundur
teratur waktu mencium aroma bedak. Kelemahan cara ini adalah bedak bisa
luntur oleh keringat. Jadi kita musti terus-terusan membubuhkan ramuan
tadi.
3. Lotion Nyamuk
Tips lainnya yaitu dengan penggunaan autan cair semprot dan lotion nyamuk oles yang dijamin pacetnya langsung tewas di tempat.
4. Cara TNI-AU
Tips ini tidak membutuhkan ramuan apapun. Kita tinggal mengatur posisi
saat berjalan dalam kelompok. Seperti diceritakan seorang anggota TNI-AU
dalam bukunya tentang pengalamannya tersesat di hutan Tinombala di
Sulawesi, pacet akan menyerang orang pertama sampai orang ke empat di
satu kelompok yang menerobos hutan. Sisanya relatif aman. Mengapa bisa
begitu ?.
Logikanya , hal itu disebabkan mungkin karena pacet punya
daya loncat terbatas. Waktu orang mulai menerobos semak yang jadi
markasnya, pacet segera meloncat ke sasarannya. Jadi orang-orang bagian
depan langsung ditempeli pacet . Pacet lainnya, yang tidak dapat korban,
tertinggal di tanah dan tidak meloncat lagi. Tapi kalau begitu,
biasanya orang paling belakang juga jadi sasaran korban berikutnya. Maka
yang perlu kita ingat adalah, kalau ke gunung/hutan yang banyak
pacetnya, jangan jalan paling depan atau paling belakang ….
5. Yaitu dengan mengoleskan minyak kayu putih ke sekitar gigitannya. Pasti gigitannya akan lepas.
6. Api Atau Puntung Rokok
Panas yang berasal dari api atau bara puntung rokok cukup ampuh untuk
melepaskan gigitan pacet dengan aman. Cukup tempelkan bara ke tubuh
pacet, pace yang merasa kepanasan dan kaget otomatis akan melepaskan
gigitannya.
7. Minyak Tanah
Minyak tanak juga bermanfaat
untuk melepaskan gigitan pacet. Dengan aromanya yang kuat akan
memberikan rasa yang berbeda pada pacet sehingga pacet akan
menganggapnya sebagai situasi yang tidak aman sehingga memutuskan untuk
menghentikan gigitannya.
8. Air Garam
Caranya cukup dengan
menyiramkan air garam ke pacet/lintah yang sedang menggigit terutama ke
bagian mulutnya. Pacet/lintah yang peka dengan rasa akan melepaskan
gigitannya ketika merasakan asin dari garam.
Untuk melepaskan pacet
yang udah keburu nempel di kulit kita, bisa digunakan air garam karena
biasanya pacet itu menempelnya kuat di kulit dan liat.
Campurkan garam dan air dan menggunakannya pada semua kulit yang terbuka.
Kenakan celana panjang dan sepatu tertutup berujung.
9. Selipkan celana kita ke dalam sepatu. Atau gunakan Gaiters (pelindung kaki)
10. Masukkan kemeja kia ke dalam celana.
Hal ini akan mencegah pacet/lintah merangkak dan menuju ke perut kita
dan area yang dirasa hangat. Tutupi diri kita dengan baik sehingga tidak
memberikan kesempatan makhluk penghisap darah ini menyusup masuk
menempel pada tubuh kita. Tapi lengan panjang tidak diperlukan.
11. Terus berjalan dan tidak bersandar pada apa pun di hutan tropis.
Jika kita perlu berhenti dan beristirahat, cari tempat yang terkena
sinar matahari langsung karena pacet/lintah tidak ada di tempat kering
dan panas. Biasanya kita akan menemukan lintah coklat (brown leech) di
tanah dan harimau lintah (tiger leech) di daun pohon. Sebuah gigitan
lintah harimau lebih menyakitkan daripada lintah coklat.
12. Gunakan garam ke tangan atau area yang terkena.
Jika kita melihat pacet/ lintah merangkak atau menghisap darah kita,
Sebaiknya menunggu pacet/ lintah sampai menghisap sepenuhnya dan lepas
dengan sendirinya, atau menggunakan garam ke pacet/lintah dan akan lepas
seketika. Yang perlu diingat adalah jangan menarik pacet/ lintah bilas
sudah terlanjur mengisap darah kita, karena ini akan membuat kita
berdarah bahkan lebih parah dan akan memakan waktu hampir satu jam untuk
menghentikan pendarahannya.
13. Gunakan sepasang kaus kaki tebal
Cara pemakaian kaos kakinya adalah memakainya seperti kaos kaki dan
mengikatnya tepat di bawah atau di atas lutut kita yang kita rasa
nyaman, ini berguna untuk mencegahpacet/lintah nempel di antara
jari-jari kaki dan kaki. Ingat, pacet/ lintah menyukai tempat yang
hangat dan basah.
Sumber : https://www.facebook.com/profile.php?id=100004309804979&hc_location=stream
Tidak ada komentar:
Posting Komentar